Aku rasa aku tidak bisa menengok kebelakang
Jika aku menengok kebelakang,
Aku jadi ingin kembali
Aku tidak ingin menengok kebelakang,
Karena mungkin aku akan menyesal
Sejak aku pergi...
Tidak peduli alasan yang aku punya
Aku tau aku tidak bisa menjelaskannya sendiri
Alasan kenapa aku tidak bisa bilang maaf padamu
Alasan kenapa aku tidak bisa bilang cinta padamu
Itu karena hatiku
Kata-kata yang ada dihatiku
Mungkin lebih dari 1000 kata
Tapi pada akhirnya...
Satupun tidak bisa aku katakan
Tidak peduli betapa aku merindukannya,
Kenangan lama tidak akan kembali
Momen berharga itu
Tidak akan datang padaku lagi
Dimas yang akan datang, di masa depanku
Aku akan menyesalinya
Tapi aku akan kembali jika waktunya tiba
NB:: Untukmu yang pernah ada
Wednesday, 24 May 2017
Tuesday, 23 May 2017
Tidak Mungkin Menjadi Dua
Aku tau kalau kau mengurangi satu dari dua,
Pasti masih ada satu
Tapi jika kau pergi,
Aku tidak bisa jadi yang satu itu
Dan aku tau 1 + 1 akan jadi 2
Tapi jika kita bersama-sama,
Kita akan menjadi dua
Ini hanya masalah waktu untuk menjadi satu yang itu
Tapi setelah melepaskanmu..
Aku tidak bisa menemukan tempat yang tepat
Aku tidak bisa merasakan keberadaanku
Meskipun aku mengulang perkataan Dia sampai aku menggigil
Aku masih tidak bisa menjadi satu itu
Aku berdoa untuk bisa kembali ke waktu itu
Bahkan jika dua dikurangi satu sama dengan satu
Aku tanpa dirimu, tidak bisa menjadi satu
WTY(e.10)
¬ My Secret R ¬
Pasti masih ada satu
Tapi jika kau pergi,
Aku tidak bisa jadi yang satu itu
Dan aku tau 1 + 1 akan jadi 2
Tapi jika kita bersama-sama,
Kita akan menjadi dua
Ini hanya masalah waktu untuk menjadi satu yang itu
Tapi setelah melepaskanmu..
Aku tidak bisa menemukan tempat yang tepat
Aku tidak bisa merasakan keberadaanku
Meskipun aku mengulang perkataan Dia sampai aku menggigil
Aku masih tidak bisa menjadi satu itu
Aku berdoa untuk bisa kembali ke waktu itu
Bahkan jika dua dikurangi satu sama dengan satu
Aku tanpa dirimu, tidak bisa menjadi satu
WTY(e.10)
¬ My Secret R ¬
Tiga Serpihan Kebenaran
Ku tau sekarang kau pergi
Namun tinggalkan serpihan hatimu untukku
Serpihan itu, yang *kamu sayangi*
Dari pada janji *ku kan kembali*
Tolong... ambil serpihan hatiku
Selamanya... serpihan yang ingin tuk selalu diingat
Cinta yang telah lama kuu nanti
Yang kan jadi satu-satunya cintaku
Seumur hidupku
Serpihan kenanga itu
Selamanya akan ku simpan, seumur hidupku
Ini bukan cinta tanpa makna
Kalau kamu terus melanjutkan hidupmu
Dan kalau aku lupa
Kan ku kirim seuntai seyum tanpa air mata
Tapi.... tapi...
Ku kan berderai air mata untuk diriku sendiri
Karena aku tulus mencintaimu
Untukmu,, yang menyemai cinta dalam diriku
Aku berterima kasih padamu
WTY(e.11)
¬ My Secret R ¬
Namun tinggalkan serpihan hatimu untukku
Serpihan itu, yang *kamu sayangi*
Dari pada janji *ku kan kembali*
Tolong... ambil serpihan hatiku
Selamanya... serpihan yang ingin tuk selalu diingat
Cinta yang telah lama kuu nanti
Yang kan jadi satu-satunya cintaku
Seumur hidupku
Serpihan kenanga itu
Selamanya akan ku simpan, seumur hidupku
Ini bukan cinta tanpa makna
Kalau kamu terus melanjutkan hidupmu
Dan kalau aku lupa
Kan ku kirim seuntai seyum tanpa air mata
Tapi.... tapi...
Ku kan berderai air mata untuk diriku sendiri
Karena aku tulus mencintaimu
Untukmu,, yang menyemai cinta dalam diriku
Aku berterima kasih padamu
WTY(e.11)
¬ My Secret R ¬
Hanya Satu Kenangan
Ingin ku ingat,
Hanya satu nama
Aku yakin akan merasa sakit yang teramat perih
Walau sakit itu membuatku gila
Hingga saat itu...
Aku ingin mengingatnya,
Hanya satu nama
Hanya satu...
Hanya satu nama itu..
Yang ingin aku ingat
Meski ku takkan bisa melihatnya lagi
Kenangan kita,
Akan tersimpan sebagai kerinduan yang takkan pernah pergi
Yang kan mengakar di sanubari
Ketika hujan, dan ketika angin berhembus
Hanya satu nama
Yang ku ingat
WTY(e.11)
¬ My Secret R¬
Hanya satu nama
Aku yakin akan merasa sakit yang teramat perih
Walau sakit itu membuatku gila
Hingga saat itu...
Aku ingin mengingatnya,
Hanya satu nama
Hanya satu...
Hanya satu nama itu..
Yang ingin aku ingat
Meski ku takkan bisa melihatnya lagi
Kenangan kita,
Akan tersimpan sebagai kerinduan yang takkan pernah pergi
Yang kan mengakar di sanubari
Ketika hujan, dan ketika angin berhembus
Hanya satu nama
Yang ku ingat
WTY(e.11)
¬ My Secret R¬
Tuesday, 7 February 2017
Diri
Hanya dapat berandai-andai
Meluapkan amarah
Tentang apa yang disuka dan tak suka
Tentang apa yang ingin dan tak ingin
Tentang apa yang dirasa dan dilakukan
Tentang apalagi?
Adakah keberanian??
.
Untuk siapa dan apa hidup??
Demi siapa dan apa dilakukan??
.
Jika bukan untuk diri, lalu???
.
Diri adalah pahlawan diri
Bukan pahlawan mereka
Meluapkan amarah
Tentang apa yang disuka dan tak suka
Tentang apa yang ingin dan tak ingin
Tentang apa yang dirasa dan dilakukan
Tentang apalagi?
Adakah keberanian??
.
Untuk siapa dan apa hidup??
Demi siapa dan apa dilakukan??
.
Jika bukan untuk diri, lalu???
.
Diri adalah pahlawan diri
Bukan pahlawan mereka
Luka (II)
Dan luka
Sepi
Dan luka
Sayatan lancip ujung cintamu
Dalam....
Kau taburi air campur garam
Tak tertuliskan
Perih....
Dalam cinta tiadalah demikian
Keakraban sepi bukan melankoli
Hanya ingin ku maknai sunyi ini
Tergesa datang terburu pergi
Dan luka sayatan sepi mempertanyakan emosi
Apasih yang kau maui??
Sepi
Dan luka
Sayatan lancip ujung cintamu
Dalam....
Kau taburi air campur garam
Tak tertuliskan
Perih....
Dalam cinta tiadalah demikian
Keakraban sepi bukan melankoli
Hanya ingin ku maknai sunyi ini
Tergesa datang terburu pergi
Dan luka sayatan sepi mempertanyakan emosi
Apasih yang kau maui??
Saturday, 1 October 2016
Aku dan Langit
Hari ini sama dengan hari itu
Saat aku dan langit saling menatap
Saling mengerti
Sakit,,
Berat,,
Menahannya...
Sampai saatnya kami tidak mampu lagi
Langit yang membasahi jendela kamarku
Dan aku pun membasahi pipiku
Jatuh begitu deras
Jeritku dan petirnya saling berirama
Membuat hati semakin sesak
Dan sulit untuk bernafas
Ku peluk diriku agar tenang...
Saatku lelah akan ku susun kata
Fikiranku masih melayang
Hatiku masih bimbang
Mulut pun belum menemukan kata yang tepat
Betapa susahnya kata yang ingin ku ucap
Bolehkah aku?
Pantaskah aku?
Siapalah aku?
Kata itu mengganggu sekali
Menggangguku untuk bilang
I LOVE YOU
Saat aku dan langit saling menatap
Saling mengerti
Sakit,,
Berat,,
Menahannya...
Sampai saatnya kami tidak mampu lagi
Langit yang membasahi jendela kamarku
Dan aku pun membasahi pipiku
Jatuh begitu deras
Jeritku dan petirnya saling berirama
Membuat hati semakin sesak
Dan sulit untuk bernafas
Ku peluk diriku agar tenang...
Saatku lelah akan ku susun kata
Fikiranku masih melayang
Hatiku masih bimbang
Mulut pun belum menemukan kata yang tepat
Betapa susahnya kata yang ingin ku ucap
Bolehkah aku?
Pantaskah aku?
Siapalah aku?
Kata itu mengganggu sekali
Menggangguku untuk bilang
I LOVE YOU
Labels:
Rury
Friday, 16 September 2016
SUDDENLY
Aku tak bisa berkata apapun
Tak ada kata satupun yang dapat keluar dari
mulutku
Karena aku sudah tak tau lagi cara untuk
melihatmu
Sementara didalam sana
Di tempat
yang jauh didalam hatiku
Sebuah rindu yang sangat menyakitiku
Ku berjalan sendiri, sungguh aku sendiri
Sebuah rindu yang sangat menyakitiku
Ku berjalan sendiri, sungguh aku sendiri
Aku harap itu senyummu saat ku melihat ke
belakang
Dan kau temukanku yang takut sendirian
Dan kau temukanku yang takut sendirian
Dengan senyum itu, kau temaniku berjalan
Aku takkan takut lagi
Nampaknya, hanya bayangmu
Yang akan terlihat berdiri dibelakangku
Sepanjang hari aku berjalan
Dengan perasaan yang membingungkan ini
Itu kamu atau hanya bayangmu?
Tiba-tiba aku berhenti berjalan
Begitu takut untuk melihat kebelakang
Aku menangis di sisa jalanku
Sekarang katakanlah...
Sekarang katakanlah...
Katakan apa yang harus ku lakukan?
Sekarang katakanlah...
Bahwa itu kamu, di belakangku
Aku menginginkanmu..
Ini membuatku merasa gila
Tak hentiku berharap untuk bertemu
Rasa ini benar akan membunuhku
Tidak..
Tidak..
Jangan ragu
Aku mohon datanglah padaku sekarang
Aku tidak baik-baik saja untuk berjalan sendiri
Jangan katakan aku baik berjalan tanpamu
Setidaknya berjanjilah padaku
Aku tidak baik-baik saja untuk berjalan sendiri
Jangan katakan aku baik berjalan tanpamu
Setidaknya berjanjilah padaku
Datanglah dalam tidurku
Katakan kau merindukanku
Agar ku tetap ingat suaramu
Serta senyummu
Aku benar menginginkanmu
Benar membuatku sangat gila
Apalagi yang ku bisa selain berharap?
Tidak bisakah kau datang padaku sekarang?
Aku mohon datanglah padaku sekarang
Rasa Ini Bisa Membunuhku
Aku mohon...
Aku mohon...
NB: begitu menyakitkan, aku benar-benar menangis menulisnya wkwkwk alaaay... hiks
Labels:
Rury
Thursday, 7 January 2016
Surat untuk Calon Suami
Assalamualaikum kanda yang kuimpikan,,,
Bagaimana kabarmu hari ini? Sudahkah
kau bsuh wajahmu dengan sucinya air wudhu, yang membuat wajah bersahajamu
diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya dengan
bermunajat kepada-Nya? Sudahkah kau bulatkan azzam-mu untuk istiqamah di jaan-Nya?
Kanda...
Tegakkan bahumu, sempurnakan
semangatmu, penuhi dadamu dengan nama-Nya, jemputlah rizkimu dengan
sungguh-sungguh. Aku mengantarmu dengan selempang doa yang tersampir di bahu
angin. Semoga hari ini Allah melimpahkan keberkahan disetiap tarikan nafasmu. Penuhi
pundi-pundi amalmu dengan kebaikan, jangan sisakan sedikit pun waktumu untuk
kesia-siaan.
Malam nanti, aku kembali
menunggumu dalam hening doa-doaku. Sandarkan hatimu pada-Nya, agar Dia
memberimu kekuatan. Semoga esok hari kau tak lagi ragu menjemputku, menemani
hari-harimu.
Siapapun engkau, dimanapun
berada, semoga Allah menjagamu, hingga tibba waktunya perjuangan panjangu tak lagi
sendiri. Maka, kukuhkanlah kembali semangatmu. Semoga esok hari kau tak lagi ragu
untuk hadir menjemputku.
Wassalam...
“Ya Allah jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorng yang
melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tiada aku terjatuh dalam jurag cinta semu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu
melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam-Mu.
Ya Allah, jika Kau Halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku
melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu yng abadi
hanya kepada-Mu.”
Labels:
Rury
~ Pemuda ~
Sebuah Syair yang saya kutip dari Muhammad
Iqbal
~ Pemuda ~
Dia pribadi yang
muslim
Berhati emas,
berpotensi prima
Yang dikala damai
Anggun petaka kijang
dari padang peburuan
Yang dikala perang
Perkasa bak harimau
kumbang
Dia perpaduan manis
empedu
Satu kali dengan
kawan
Lain kali dengan lawan
Yang lembut dalam
berbahasa
Yang teguh membawa
suluh
Angannya sederhana
Citanya mulia
Tinggi dalam
keutamaan dalam hati-hati
Tinggi budi, rendah
hati
Dialah sutera halus
ditengah sahabat tulus
Dialah baja
Ditentangnya musuh
durhaka
Dia bagai gerimis
atau embun tiris
Yang memekarkan
bunga-bunga
Yng melambaikan
tagkai-tangkai
Dia juga putting beliung
Yang melemparkan
ombak menggunung
Yang mengguncangkan
lau ke relung-relung
Dialah gemericik air
di taman sari, asri
Dia juga penumbang
segala belantara
Segala sahara
Dialah pertautan
Agung Iman Abu Bakar
Perkasa Ali
Teguhnya Salman
Mandirinya di tengah
massa yang bergoyang
Ibarat entera ulama
di tengah gulita sahara
Dia pilih Syahid Fi Sabilillah atas segala kursi
dan upeti
Dia menuju bintang
menggapai malaikat
Dia tentang tindak
kuffar pola aniya dimana saja
Maka nilainy pun
membumbung tinggi
Harganya semakin tak
terperi
Maka siapakah yang
sanggup membelinya?
Kecuali Rabb-nya
Labels:
Rury
Thursday, 31 December 2015
Halusinasi (Catatan Akhir Tahun 2015)
Ada begitu banyak hal yang
tersembunyi dalam diriku
Itu membuatku berubah begitu banyak
Itu membuatku tertidur,
Itu membuatku berubah begitu banyak
Itu membuatku tertidur,
Membuat tangan dan
kakiku terikat
Mengurungku dalam ruangan yang gelap
Mengurungku dalam ruangan yang gelap
Potongan-potongan waktu
yang hilang
Kenangan cinta yang telah aku buang
Mereka semua telah terhapus dan terbuang
Tanpa tahu apapun, aku hanya berteriak
Aku hanya punya ingatan ini
Sakit..
Kenangan cinta yang telah aku buang
Mereka semua telah terhapus dan terbuang
Tanpa tahu apapun, aku hanya berteriak
Aku hanya punya ingatan ini
Sakit..
Hatiku yang telah
membeku bagai es
Namun, ini akan terlupakan setelah aku tidur
Aku ingin melarikan diri dari rasa sakit ini yang membelenggu
Namun, ini akan terlupakan setelah aku tidur
Aku ingin melarikan diri dari rasa sakit ini yang membelenggu
Seseorang...
Bangunkan aku
Dari jiwaku yang penuh bekas luka
Dari jiwaku yang penuh bekas luka
Langit malam yang
berwarna
Penuh olehmu,
Seseorang yang tidak
mau pergi
Membangunkanku dari tidurku
Suaramu yang berbisik “aku mencintaimu”
Membangunkanku dari tidurku
Suaramu yang berbisik “aku mencintaimu”
Aroma itu, aku tau itu
kamu
Aku mendengar lewat telingaku setiap hari
Aang mencariku “Kau dimana?”
Aku tersembunyi
disebuah tempat dimana aku tidak bisa melihatmu
Rasa sakit yang ku terima untukmu
Rasa sakit yang ku terima untukmu
Ketika kemarahanku
menjadi satu
Akan kukejar ingatan yang hilang dari tidurku
Aku ingin menemukan diriku sebenarnya
Akan kukejar ingatan yang hilang dari tidurku
Aku ingin menemukan diriku sebenarnya
Yang bukan dirimu
Namun luka dihatiku
terlalu membesar
Kucoba untuk menyembunyikannya
Kucoba untuk menyembunyikannya
Tapi mereka bersembunyi
dihatiku dan membangunkanku
Aku bertemu denganmu
disisi lain
Kenanganku yang
mengerikan
Kau memeluk bahkan untuk perasaanku yang hilang
Kau membantuku bangkit dari kehancuran
Kau memeluk bahkan untuk perasaanku yang hilang
Kau membantuku bangkit dari kehancuran
Aku mencoba untuk tidak
melepaskan tanganmu
Aku mencoba untuk menghapus mimpi burukku
Aku mencoba begitu keras
Di tempat ini dimana aku terjebak sendiri
Aku mencoba untuk menghapus mimpi burukku
Aku mencoba begitu keras
Di tempat ini dimana aku terjebak sendiri
Aku ingin menggulung
kegelapan
Temukan aku
Meski aku tidak bisa menyentuhmu
Atau disetuh olehmu
Apa yang mengontrolku?
Ini bukan kehidupan yang hidup dalam diriku
Apa yang bisa menyembuhkanku?
Ini bukan kehidupan yang hidup dalam diriku
Apa yang bisa menyembuhkanku?
Bukanlah obat yang ampuh
Melainkan cintamu,
Melainkan cintamu,
Di langit malam yang
tidak bisa kusentuh
Aku melihatmu berbalik
Membuatku melarikan diri dari hari yang melelahkan
Aku melihatmu berbalik
Membuatku melarikan diri dari hari yang melelahkan
“Maaf” katamu saat kau
memegang tanganku
“Jangan pergi” kau memanggilku
Dalam kesedihan bahwa aku tidak bisa melihatmu lagi
Air mataku jatuh lagi
“Jangan pergi” kau memanggilku
Dalam kesedihan bahwa aku tidak bisa melihatmu lagi
Air mataku jatuh lagi
Labels:
Rury
Subscribe to:
Posts (Atom)
Wednesday, 24 May 2017
Tanpa Judul
Aku rasa aku tidak bisa menengok kebelakang
Jika aku menengok kebelakang,
Aku jadi ingin kembali
Aku tidak ingin menengok kebelakang,
Karena mungkin aku akan menyesal
Sejak aku pergi...
Tidak peduli alasan yang aku punya
Aku tau aku tidak bisa menjelaskannya sendiri
Alasan kenapa aku tidak bisa bilang maaf padamu
Alasan kenapa aku tidak bisa bilang cinta padamu
Itu karena hatiku
Kata-kata yang ada dihatiku
Mungkin lebih dari 1000 kata
Tapi pada akhirnya...
Satupun tidak bisa aku katakan
Tidak peduli betapa aku merindukannya,
Kenangan lama tidak akan kembali
Momen berharga itu
Tidak akan datang padaku lagi
Dimas yang akan datang, di masa depanku
Aku akan menyesalinya
Tapi aku akan kembali jika waktunya tiba
NB:: Untukmu yang pernah ada
Jika aku menengok kebelakang,
Aku jadi ingin kembali
Aku tidak ingin menengok kebelakang,
Karena mungkin aku akan menyesal
Sejak aku pergi...
Tidak peduli alasan yang aku punya
Aku tau aku tidak bisa menjelaskannya sendiri
Alasan kenapa aku tidak bisa bilang maaf padamu
Alasan kenapa aku tidak bisa bilang cinta padamu
Itu karena hatiku
Kata-kata yang ada dihatiku
Mungkin lebih dari 1000 kata
Tapi pada akhirnya...
Satupun tidak bisa aku katakan
Tidak peduli betapa aku merindukannya,
Kenangan lama tidak akan kembali
Momen berharga itu
Tidak akan datang padaku lagi
Dimas yang akan datang, di masa depanku
Aku akan menyesalinya
Tapi aku akan kembali jika waktunya tiba
NB:: Untukmu yang pernah ada
Tuesday, 23 May 2017
Tidak Mungkin Menjadi Dua
Aku tau kalau kau mengurangi satu dari dua,
Pasti masih ada satu
Tapi jika kau pergi,
Aku tidak bisa jadi yang satu itu
Dan aku tau 1 + 1 akan jadi 2
Tapi jika kita bersama-sama,
Kita akan menjadi dua
Ini hanya masalah waktu untuk menjadi satu yang itu
Tapi setelah melepaskanmu..
Aku tidak bisa menemukan tempat yang tepat
Aku tidak bisa merasakan keberadaanku
Meskipun aku mengulang perkataan Dia sampai aku menggigil
Aku masih tidak bisa menjadi satu itu
Aku berdoa untuk bisa kembali ke waktu itu
Bahkan jika dua dikurangi satu sama dengan satu
Aku tanpa dirimu, tidak bisa menjadi satu
WTY(e.10)
¬ My Secret R ¬
Pasti masih ada satu
Tapi jika kau pergi,
Aku tidak bisa jadi yang satu itu
Dan aku tau 1 + 1 akan jadi 2
Tapi jika kita bersama-sama,
Kita akan menjadi dua
Ini hanya masalah waktu untuk menjadi satu yang itu
Tapi setelah melepaskanmu..
Aku tidak bisa menemukan tempat yang tepat
Aku tidak bisa merasakan keberadaanku
Meskipun aku mengulang perkataan Dia sampai aku menggigil
Aku masih tidak bisa menjadi satu itu
Aku berdoa untuk bisa kembali ke waktu itu
Bahkan jika dua dikurangi satu sama dengan satu
Aku tanpa dirimu, tidak bisa menjadi satu
WTY(e.10)
¬ My Secret R ¬
Tiga Serpihan Kebenaran
Ku tau sekarang kau pergi
Namun tinggalkan serpihan hatimu untukku
Serpihan itu, yang *kamu sayangi*
Dari pada janji *ku kan kembali*
Tolong... ambil serpihan hatiku
Selamanya... serpihan yang ingin tuk selalu diingat
Cinta yang telah lama kuu nanti
Yang kan jadi satu-satunya cintaku
Seumur hidupku
Serpihan kenanga itu
Selamanya akan ku simpan, seumur hidupku
Ini bukan cinta tanpa makna
Kalau kamu terus melanjutkan hidupmu
Dan kalau aku lupa
Kan ku kirim seuntai seyum tanpa air mata
Tapi.... tapi...
Ku kan berderai air mata untuk diriku sendiri
Karena aku tulus mencintaimu
Untukmu,, yang menyemai cinta dalam diriku
Aku berterima kasih padamu
WTY(e.11)
¬ My Secret R ¬
Namun tinggalkan serpihan hatimu untukku
Serpihan itu, yang *kamu sayangi*
Dari pada janji *ku kan kembali*
Tolong... ambil serpihan hatiku
Selamanya... serpihan yang ingin tuk selalu diingat
Cinta yang telah lama kuu nanti
Yang kan jadi satu-satunya cintaku
Seumur hidupku
Serpihan kenanga itu
Selamanya akan ku simpan, seumur hidupku
Ini bukan cinta tanpa makna
Kalau kamu terus melanjutkan hidupmu
Dan kalau aku lupa
Kan ku kirim seuntai seyum tanpa air mata
Tapi.... tapi...
Ku kan berderai air mata untuk diriku sendiri
Karena aku tulus mencintaimu
Untukmu,, yang menyemai cinta dalam diriku
Aku berterima kasih padamu
WTY(e.11)
¬ My Secret R ¬
Hanya Satu Kenangan
Ingin ku ingat,
Hanya satu nama
Aku yakin akan merasa sakit yang teramat perih
Walau sakit itu membuatku gila
Hingga saat itu...
Aku ingin mengingatnya,
Hanya satu nama
Hanya satu...
Hanya satu nama itu..
Yang ingin aku ingat
Meski ku takkan bisa melihatnya lagi
Kenangan kita,
Akan tersimpan sebagai kerinduan yang takkan pernah pergi
Yang kan mengakar di sanubari
Ketika hujan, dan ketika angin berhembus
Hanya satu nama
Yang ku ingat
WTY(e.11)
¬ My Secret R¬
Hanya satu nama
Aku yakin akan merasa sakit yang teramat perih
Walau sakit itu membuatku gila
Hingga saat itu...
Aku ingin mengingatnya,
Hanya satu nama
Hanya satu...
Hanya satu nama itu..
Yang ingin aku ingat
Meski ku takkan bisa melihatnya lagi
Kenangan kita,
Akan tersimpan sebagai kerinduan yang takkan pernah pergi
Yang kan mengakar di sanubari
Ketika hujan, dan ketika angin berhembus
Hanya satu nama
Yang ku ingat
WTY(e.11)
¬ My Secret R¬
Tuesday, 7 February 2017
Diri
Hanya dapat berandai-andai
Meluapkan amarah
Tentang apa yang disuka dan tak suka
Tentang apa yang ingin dan tak ingin
Tentang apa yang dirasa dan dilakukan
Tentang apalagi?
Adakah keberanian??
.
Untuk siapa dan apa hidup??
Demi siapa dan apa dilakukan??
.
Jika bukan untuk diri, lalu???
.
Diri adalah pahlawan diri
Bukan pahlawan mereka
Meluapkan amarah
Tentang apa yang disuka dan tak suka
Tentang apa yang ingin dan tak ingin
Tentang apa yang dirasa dan dilakukan
Tentang apalagi?
Adakah keberanian??
.
Untuk siapa dan apa hidup??
Demi siapa dan apa dilakukan??
.
Jika bukan untuk diri, lalu???
.
Diri adalah pahlawan diri
Bukan pahlawan mereka
Luka (II)
Dan luka
Sepi
Dan luka
Sayatan lancip ujung cintamu
Dalam....
Kau taburi air campur garam
Tak tertuliskan
Perih....
Dalam cinta tiadalah demikian
Keakraban sepi bukan melankoli
Hanya ingin ku maknai sunyi ini
Tergesa datang terburu pergi
Dan luka sayatan sepi mempertanyakan emosi
Apasih yang kau maui??
Sepi
Dan luka
Sayatan lancip ujung cintamu
Dalam....
Kau taburi air campur garam
Tak tertuliskan
Perih....
Dalam cinta tiadalah demikian
Keakraban sepi bukan melankoli
Hanya ingin ku maknai sunyi ini
Tergesa datang terburu pergi
Dan luka sayatan sepi mempertanyakan emosi
Apasih yang kau maui??
Saturday, 1 October 2016
Aku dan Langit
Hari ini sama dengan hari itu
Saat aku dan langit saling menatap
Saling mengerti
Sakit,,
Berat,,
Menahannya...
Sampai saatnya kami tidak mampu lagi
Langit yang membasahi jendela kamarku
Dan aku pun membasahi pipiku
Jatuh begitu deras
Jeritku dan petirnya saling berirama
Membuat hati semakin sesak
Dan sulit untuk bernafas
Ku peluk diriku agar tenang...
Saatku lelah akan ku susun kata
Fikiranku masih melayang
Hatiku masih bimbang
Mulut pun belum menemukan kata yang tepat
Betapa susahnya kata yang ingin ku ucap
Bolehkah aku?
Pantaskah aku?
Siapalah aku?
Kata itu mengganggu sekali
Menggangguku untuk bilang
I LOVE YOU
Saat aku dan langit saling menatap
Saling mengerti
Sakit,,
Berat,,
Menahannya...
Sampai saatnya kami tidak mampu lagi
Langit yang membasahi jendela kamarku
Dan aku pun membasahi pipiku
Jatuh begitu deras
Jeritku dan petirnya saling berirama
Membuat hati semakin sesak
Dan sulit untuk bernafas
Ku peluk diriku agar tenang...
Saatku lelah akan ku susun kata
Fikiranku masih melayang
Hatiku masih bimbang
Mulut pun belum menemukan kata yang tepat
Betapa susahnya kata yang ingin ku ucap
Bolehkah aku?
Pantaskah aku?
Siapalah aku?
Kata itu mengganggu sekali
Menggangguku untuk bilang
I LOVE YOU
Friday, 16 September 2016
SUDDENLY
Aku tak bisa berkata apapun
Tak ada kata satupun yang dapat keluar dari
mulutku
Karena aku sudah tak tau lagi cara untuk
melihatmu
Sementara didalam sana
Di tempat
yang jauh didalam hatiku
Sebuah rindu yang sangat menyakitiku
Ku berjalan sendiri, sungguh aku sendiri
Sebuah rindu yang sangat menyakitiku
Ku berjalan sendiri, sungguh aku sendiri
Aku harap itu senyummu saat ku melihat ke
belakang
Dan kau temukanku yang takut sendirian
Dan kau temukanku yang takut sendirian
Dengan senyum itu, kau temaniku berjalan
Aku takkan takut lagi
Nampaknya, hanya bayangmu
Yang akan terlihat berdiri dibelakangku
Sepanjang hari aku berjalan
Dengan perasaan yang membingungkan ini
Itu kamu atau hanya bayangmu?
Tiba-tiba aku berhenti berjalan
Begitu takut untuk melihat kebelakang
Aku menangis di sisa jalanku
Sekarang katakanlah...
Sekarang katakanlah...
Katakan apa yang harus ku lakukan?
Sekarang katakanlah...
Bahwa itu kamu, di belakangku
Aku menginginkanmu..
Ini membuatku merasa gila
Tak hentiku berharap untuk bertemu
Rasa ini benar akan membunuhku
Tidak..
Tidak..
Jangan ragu
Aku mohon datanglah padaku sekarang
Aku tidak baik-baik saja untuk berjalan sendiri
Jangan katakan aku baik berjalan tanpamu
Setidaknya berjanjilah padaku
Aku tidak baik-baik saja untuk berjalan sendiri
Jangan katakan aku baik berjalan tanpamu
Setidaknya berjanjilah padaku
Datanglah dalam tidurku
Katakan kau merindukanku
Agar ku tetap ingat suaramu
Serta senyummu
Aku benar menginginkanmu
Benar membuatku sangat gila
Apalagi yang ku bisa selain berharap?
Tidak bisakah kau datang padaku sekarang?
Aku mohon datanglah padaku sekarang
Rasa Ini Bisa Membunuhku
Aku mohon...
Aku mohon...
NB: begitu menyakitkan, aku benar-benar menangis menulisnya wkwkwk alaaay... hiks
Thursday, 7 January 2016
Surat untuk Calon Suami
Assalamualaikum kanda yang kuimpikan,,,
Bagaimana kabarmu hari ini? Sudahkah
kau bsuh wajahmu dengan sucinya air wudhu, yang membuat wajah bersahajamu
diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya dengan
bermunajat kepada-Nya? Sudahkah kau bulatkan azzam-mu untuk istiqamah di jaan-Nya?
Kanda...
Tegakkan bahumu, sempurnakan
semangatmu, penuhi dadamu dengan nama-Nya, jemputlah rizkimu dengan
sungguh-sungguh. Aku mengantarmu dengan selempang doa yang tersampir di bahu
angin. Semoga hari ini Allah melimpahkan keberkahan disetiap tarikan nafasmu. Penuhi
pundi-pundi amalmu dengan kebaikan, jangan sisakan sedikit pun waktumu untuk
kesia-siaan.
Malam nanti, aku kembali
menunggumu dalam hening doa-doaku. Sandarkan hatimu pada-Nya, agar Dia
memberimu kekuatan. Semoga esok hari kau tak lagi ragu menjemputku, menemani
hari-harimu.
Siapapun engkau, dimanapun
berada, semoga Allah menjagamu, hingga tibba waktunya perjuangan panjangu tak lagi
sendiri. Maka, kukuhkanlah kembali semangatmu. Semoga esok hari kau tak lagi ragu
untuk hadir menjemputku.
Wassalam...
“Ya Allah jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorng yang
melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tiada aku terjatuh dalam jurag cinta semu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu
melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam-Mu.
Ya Allah, jika Kau Halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku
melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu yng abadi
hanya kepada-Mu.”
~ Pemuda ~
Sebuah Syair yang saya kutip dari Muhammad
Iqbal
~ Pemuda ~
Dia pribadi yang
muslim
Berhati emas,
berpotensi prima
Yang dikala damai
Anggun petaka kijang
dari padang peburuan
Yang dikala perang
Perkasa bak harimau
kumbang
Dia perpaduan manis
empedu
Satu kali dengan
kawan
Lain kali dengan lawan
Yang lembut dalam
berbahasa
Yang teguh membawa
suluh
Angannya sederhana
Citanya mulia
Tinggi dalam
keutamaan dalam hati-hati
Tinggi budi, rendah
hati
Dialah sutera halus
ditengah sahabat tulus
Dialah baja
Ditentangnya musuh
durhaka
Dia bagai gerimis
atau embun tiris
Yang memekarkan
bunga-bunga
Yng melambaikan
tagkai-tangkai
Dia juga putting beliung
Yang melemparkan
ombak menggunung
Yang mengguncangkan
lau ke relung-relung
Dialah gemericik air
di taman sari, asri
Dia juga penumbang
segala belantara
Segala sahara
Dialah pertautan
Agung Iman Abu Bakar
Perkasa Ali
Teguhnya Salman
Mandirinya di tengah
massa yang bergoyang
Ibarat entera ulama
di tengah gulita sahara
Dia pilih Syahid Fi Sabilillah atas segala kursi
dan upeti
Dia menuju bintang
menggapai malaikat
Dia tentang tindak
kuffar pola aniya dimana saja
Maka nilainy pun
membumbung tinggi
Harganya semakin tak
terperi
Maka siapakah yang
sanggup membelinya?
Kecuali Rabb-nya
Thursday, 31 December 2015
Halusinasi (Catatan Akhir Tahun 2015)
Ada begitu banyak hal yang
tersembunyi dalam diriku
Itu membuatku berubah begitu banyak
Itu membuatku tertidur,
Itu membuatku berubah begitu banyak
Itu membuatku tertidur,
Membuat tangan dan
kakiku terikat
Mengurungku dalam ruangan yang gelap
Mengurungku dalam ruangan yang gelap
Potongan-potongan waktu
yang hilang
Kenangan cinta yang telah aku buang
Mereka semua telah terhapus dan terbuang
Tanpa tahu apapun, aku hanya berteriak
Aku hanya punya ingatan ini
Sakit..
Kenangan cinta yang telah aku buang
Mereka semua telah terhapus dan terbuang
Tanpa tahu apapun, aku hanya berteriak
Aku hanya punya ingatan ini
Sakit..
Hatiku yang telah
membeku bagai es
Namun, ini akan terlupakan setelah aku tidur
Aku ingin melarikan diri dari rasa sakit ini yang membelenggu
Namun, ini akan terlupakan setelah aku tidur
Aku ingin melarikan diri dari rasa sakit ini yang membelenggu
Seseorang...
Bangunkan aku
Dari jiwaku yang penuh bekas luka
Dari jiwaku yang penuh bekas luka
Langit malam yang
berwarna
Penuh olehmu,
Seseorang yang tidak
mau pergi
Membangunkanku dari tidurku
Suaramu yang berbisik “aku mencintaimu”
Membangunkanku dari tidurku
Suaramu yang berbisik “aku mencintaimu”
Aroma itu, aku tau itu
kamu
Aku mendengar lewat telingaku setiap hari
Aang mencariku “Kau dimana?”
Aku tersembunyi
disebuah tempat dimana aku tidak bisa melihatmu
Rasa sakit yang ku terima untukmu
Rasa sakit yang ku terima untukmu
Ketika kemarahanku
menjadi satu
Akan kukejar ingatan yang hilang dari tidurku
Aku ingin menemukan diriku sebenarnya
Akan kukejar ingatan yang hilang dari tidurku
Aku ingin menemukan diriku sebenarnya
Yang bukan dirimu
Namun luka dihatiku
terlalu membesar
Kucoba untuk menyembunyikannya
Kucoba untuk menyembunyikannya
Tapi mereka bersembunyi
dihatiku dan membangunkanku
Aku bertemu denganmu
disisi lain
Kenanganku yang
mengerikan
Kau memeluk bahkan untuk perasaanku yang hilang
Kau membantuku bangkit dari kehancuran
Kau memeluk bahkan untuk perasaanku yang hilang
Kau membantuku bangkit dari kehancuran
Aku mencoba untuk tidak
melepaskan tanganmu
Aku mencoba untuk menghapus mimpi burukku
Aku mencoba begitu keras
Di tempat ini dimana aku terjebak sendiri
Aku mencoba untuk menghapus mimpi burukku
Aku mencoba begitu keras
Di tempat ini dimana aku terjebak sendiri
Aku ingin menggulung
kegelapan
Temukan aku
Meski aku tidak bisa menyentuhmu
Atau disetuh olehmu
Apa yang mengontrolku?
Ini bukan kehidupan yang hidup dalam diriku
Apa yang bisa menyembuhkanku?
Ini bukan kehidupan yang hidup dalam diriku
Apa yang bisa menyembuhkanku?
Bukanlah obat yang ampuh
Melainkan cintamu,
Melainkan cintamu,
Di langit malam yang
tidak bisa kusentuh
Aku melihatmu berbalik
Membuatku melarikan diri dari hari yang melelahkan
Aku melihatmu berbalik
Membuatku melarikan diri dari hari yang melelahkan
“Maaf” katamu saat kau
memegang tanganku
“Jangan pergi” kau memanggilku
Dalam kesedihan bahwa aku tidak bisa melihatmu lagi
Air mataku jatuh lagi
“Jangan pergi” kau memanggilku
Dalam kesedihan bahwa aku tidak bisa melihatmu lagi
Air mataku jatuh lagi
Subscribe to:
Posts (Atom)